Bagikan berita ini

PajakApp Aplikasi Android Pengisi SPT Pajak TahunanHarianTI.com – Kesulitan dalam mengisi data dalam surat pemberitahuan (SPT) pajak tahunan kini dapat diatasi melalui aplikasi android PajakApp: SPT 2014.

“Masyarakat Indonesia memerlukan cara praktis dengan bahasa yang membumi untuk mengurai semua kompleksitas pengisian SPT yang ditakuti oleh wajib pajak. Aplikasi ini sangat membantu wajib pajak dalam mengisi SPT-nya.” jelas Cahyana Ahmadjayadi, mantan Dirjen Aplikasi dan Telematika Kemenkominfo.

Kemudahan dalam mengisi SPT diperlukan untuk menunjang gerakan sadar membayar pajak dari setiap individu dalam melaporkan pajak penghasilannya masing-masing.

PajakApp sebagai aplikasi pengisi laporan SPT pajak tahunan dikembangkan oleh Muchdlir Zauhariy, Mahasiswa Berprestasi Nasional 2009.

Peluncuran PajakApp juga turut mendapat dukungan dari Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Dirjen Pajak) karena menyediakan alternatif baru yang dapat menjangkau masyarakat luas dan membantu wajib pajak pribadi melakukan pengisian SPT-nya secara berkelanjutan.

Cara Menggunakan PajakApp

Menggunakan aplikasi Android PajakApp ini cukup mudah, wajib pajak cukup mengunduh aplikasi bernama PajakApp ke dari ponsel Android kemudian menginstallnya.

Login menggunakan Facebook atau akun Google untuk bisa mendapatkan panduan mengisi formulir pajak tahunan. Bahkan formulir yang sudah diisi bisa dikirimkan melalui email dan dicetak pengguna.

Pilih salah atu dari dua formulir, yaitu SPT 1770S untuk pendapatan setahun di atas Rp 60 juta dan SPT 1770SS untuk pendapatan setahun di bawah Rp 60 juta.

Setelah masuk ke halaman utama PajakApp,keterangan persentase kelengkapan isian formulir pajak Anda akan ditampilakn begitu juga dengan keterangan Tahun “Pajak 2014” dengan menu vertikal bertuliskan Data SPT, Logic Check, Tanda Tangan, Finishing dan Unduh SPT.

Pada menu Data SPT, pengguna akan menemukan sejumlah isian untuk melaporkan pajak yang masing-masing isian dilengkapi dengan petunjuk. Misalnya pada bagian Harta Anda Pada Akhir Tahun, pengguna yang belum paham cara mengisinya bisa menyentuh tulisan Petunjuk Pengisian dan mendapatkan panduan.

Selesai mengisi bagian Harta Akhir Tahun, kembali ke menu Data SPT dan menggesernya ke bagian lain. Ada enam bagian lain yang harus diisi, yaitu Biaya Hidup dan Utang Akhir Tahun, Kartu Keluarga, Formulir 1721-A1, Pengahasilan Lainnya yang Tidak Kena Pajak, Penghasilan yang Dikenakan PPh Final dan/atau bersifat Final, serta Penghasilan Neto dalam Negeri Lainnya.

Jika Data SPT terisi, diagram bulat di halaman PajakApp akan berubah sesuai dengan persentase yang sudah masuk. Saat persentase menunjukkan angka 100 %, pengguna bisa memilih menu Logic Check untuk menghitung angka-angka yang tadi sudah dimasukkan ke dalam SPT, apakah sudah tepat atau belum.

Setelah itu lakukan Logic Check, pengguna bisa memasukkan tanda tangannya melalui menu Tanda Tangan. Bila sudah dilakukan, lanjutkan ke menu Finishing, kemudian pilih menu Unduh.

Anda akan menerima email berisi alamat web untuk mengunduh formulir yang sudah diisi. Ketika alamat web itu dibuka, formulir pajak akan langsung diunduh dalam format Microsoft Excell.

Fitur Aplikasi PajakApp

Fitur logic-check yang terdapat pada aplikasi ini berfungsi untuk mengetahui bagaimana kesimpulan logis dari data yang sudah diisi oleh pengguna.

Fitur ini membantu pengguna untuk meminimalisir risiko pemeriksaan pajak di kemudian hari oleh fiskus (petugas pajak) akibat pengisian SPT yang salah atau tidak sesuai dengan kenyataan.

“Kami berharap bahwa dengan berbagai fitur yang tersedia di PajakApp, para pengguna akan mendapatkan semakin banyak kemudahan dalam melaporkan dan membayar pajak karena kini melaporkan pajak secara akurat menjadi semudah menyentuh layar pada telepon genggam Anda,” ujar Muchdlir Zauhariy yang akrab disapa Johar dalam siaran pers.

Download aplikasi PajakApp sudah bisa dilakukan di toko aplikasi Google Play Store.

Bagikan berita ini

Silakan Komentar Anda: