Bagikan berita ini

Path dan Path Talk Diakuisisi Daum KakaoHarianTI.com – Perusahaan di balik layanan instant messenger Kakao Talk, Daum Kakao mengakuisisi jejaring sosial Path, sebuah jejaring sosial pribadi yang cukup populer dan digandrungi di Indonesia.

Kesepakatan akuisisi Path oleh Kakao dicapai dalam bentuk akuisisi aset, dimana aset yang diakuisisi oleh Daum Kakao berupa aplikasi jejaring sosial Path dan aplikasi pesan Path Talk.

“Kami sangat bangga dengan apa yang telah dicapai selama 5 tahun terakhir bersama 10 juta pengguna aktif setiap bulannya, namun kini kami tiba pada sebuah titik dimana kami membutuhkan lebih banyak sumber daya untuk membantu mempercepat pertumbuhan dan memperbesar skala Path,” kata Dave Morin, CEO dan co-founder Path dalam rilis persnya.

Indonesia Jadi Basis Pengguna Path

Tak bisa dipungkiri aksi korporasi Daum Kakao membeli Path dan Path Talk tak lepas dari jasa besar pengguna Path asal Indonesia. Tercatat jumlah pengguna Path di Indonesia mencapai 4 juta orang di tahun 2014 lalu.

Saat kunjungannya ke Indonesia beberapa waktu lalu, Dave Morin bahkan mengatakan betapa pentingnya pasar Indonesia bagi Path.

Belum lagi setengah dari jumlah keseluruhan pengguna aktif harian Path berasal dari Indonesia. Alhasil Indonesia dianggap sebagai basis pengguna Path potensial hingga membuat pendirinya jauh-jauh datang dari negeara asalnya ke Indonesia.

Alex Kim, Head of Daum Kakao Indonesia membenarkan hal itu.  “Basis pengguna Path yang kuat di pasar Indonesia yang berkembang pesat, membuat Path menjadi kandidat kuat untuk berkembang menjadi sebuah platform mobile lifestyle dengan ragam layanan yang berpengaruh pada kehidupan pengguna sehari-hari”.

Melihat potensi itu, Alex Kim dan pihaknya optimis akuisisi Path oleh Daum Kakao akan berbuah manis seperti yang disampaikannya.

“Kami berharap untuk dapat membawa sinergi yang kuat dengan layanan Daum Kakao lainnya dan memberikan nilai tambah yang lebih besar untuk para pengguna kami,” Alex Kim berharap.

Tim Path Indonesia Akan Diperbantukan

Pasca akuisisi yang terjadi,  tim Path yang bermarkas Jakarta akan diperbantukan  sebagai anggota tim baru KakaoTalk di bawah pengawasan William Tunggaldjaja.

Hal itu sebagai langkah awal Daum Kakao menggabungkan sumber daya internal untuk memperkuat tingkat konektivitas komunitas pengguna Path sekaligus secara aktif mempromosikan layanan Path di pasar internasional.

Keuntungan Pengguna Indonesia Pasca Path Diakuisisi ?

Membidik pasar Asia Tenggara dan Indonesia khususnya yang lebih besar adalah ambisi dari dilepasnya Path kepada Daum Kakao dalam akuisisi ini. Daum Kakao akan mencari peluang kemitraan dan investasi di seluruh dunia, membangun pendekatan yang terbaik yang disesuaikan dengan target pasar dan terus meningkatkan kualitas layanan Path.

“Kami percaya Daum Kakao, yang memiliki pemahaman yang mendalam terhadap pasar Asia dan berpengalaman serta memimpin dalam layanan inovasi mobile, akan mampu menyediakan tambahan sumber daya dan nilai lebih lainnya untuk pengguna Path.”

Setelah Path dan Path Talk dikuasai Kakao,  baik itu fitur, tampilan hingga layanannya masih akan tetap sama dan gratis bagi penggunanya tak terkecuali di Indonesia.

Hinga saat ini Path sudah berhasil  mengumpulkan lebih dari 600 juta pertemanan dan 400 juta momen dari para penggunanya.

Fitur yang selektif, mudah berbagi informasi dan fokus mengedepankan pada lingkaran perteman terdekat disebut sebagai faktor pemicu jejaring sosial garapan Dave Morin ini laris manis di Indonesia khususnya.

Bagikan berita ini

Silakan Komentar Anda: