Bagikan berita ini
gojek akuisisi startup C42 Engineering dan CodeIgnition asal India
Nadiem Makarim, CEO Go-Jek

HarianTI.com – Langkah tidak terduka datang dari GoJek yang mengakuisisi C42 Engineering dan CodeIgnition, dua startup teknologi asal India sejak lima bulan lalu.

Seperti dikutip dari The Economic Times (19/2), alasan Gojek mengakuisisi dua startup India yang bermarkas di Bengaluru dan Delhi itu adalah untuk membantu menyelesaikan perbaikan teknis bug aplikasi GoJek yang sedikit bermasalah belakangan ini.

Selama beberapa bulan, C42 Engineering dan CodeIgnition menangani sisi peningkatan kemampuan backend dari layanan aplikasi GoJek seiring dengan semakin besarnya jumlah pengguna GoJek saat ini.

“Kami kehilangan kendali terhadap pengembangan (TI), kemudian investor kami, Sequoia, membatu mengenalkan kami ke pendiri C42 dan Codelgnition,” kata Nadiem Makarim, pendiri Gojek seperti dikutip The Economic Times, hari ini (19/2).

Dikutip dari IndiaTimes (19/2/16) Go-Jek berencana akan membangun pusat pengembangan dan penelitian di India yang akan fokus pada perancangan teknologi untuk meningkatkan layanan.

Nadiem selaku CEO dan founder Go-Jek menutup rapat-rapat berapa sebenarnya nilai transaksi yang dikeluarkannya untuk mengakuisisi dua perusahaan teknologi asal India tersebut.

Tak hanya melakukan akuisisi terhadap C42 dan Codelgnition, Gojek juga akan merekrut 100 pakar teknologi dan informasi (TI) mulai dari tingkat senior hingga junior dalam enam bulan ke depan untuk riset dan pengembangan.

C42 Engineering yang didirikan pada tahun 2010 oleh Sidu Ponnappa, Niranjan Paranjape, dan Aakash Dharmadhikari selama ini bergerak di bidang konsultan teknologi dan telah menangani klien seperti FlipKart dan Quintype.

Sedangkan CodeIgnition didirikan oleh Ajey Gore dan Sumit Gupta, Shraddha Gore, Shobhit Srivastava, serta Mehak Kahlon pada tahun 2013, bergerak di bidang otomatisasi infrastruktur.

Bagikan berita ini

Silakan Komentar Anda: