Bagikan berita ini

Merek Lokal Kuasai Pangsa Pasar Smartphone IndonesiaHarianTI.com – Siapa sangka Indonesia hingga tahun 2015 ini terus menjadi lahan basah bagi para produsen smartphon, khsusunya vendor lokal yang terus mengguyurkan produknya ke Indonesia.

Dari riset yang dilakukan oleh Counterpoint, diperoleh data bahwa peredaran merek smartphone lokal di Indonesia mampu mendongkrak pertumbuhan smartphone di Indonesia.

Dalam riset yang dipublikasikan  Counterpoint research untuk kuartal keempat (Q4) 2014 pasar smartphone di Indonesia tumbuh 12% dan 100% jika secara tahunan.

Ini dibuktikan oleh beberapa merek lokal yang mampu menjadi merajai pasar di Indonesia. “Di Indonesia, merek lokal menguasai sekitar 50% pangsa pasar,” jelas Tarun Pathak Sr. Analis Counterpoint research.

Memperkuat pernyataan Tarun Pathak, Tina Lu konsultan CounterPoint Research mengungkapkan bahwa vendor lokal cukup mendapatkan tempat yang signifikan di pasar misalnya di Indonesia.

Menurut, Tina Lu vendor smartphone lokal yang menjual ponsel melalui saluran penjualan online perlu diwaspadai terutama di Indonesia. “Pemain yang harus diwaspadai adalah dengan saluran penjualan online pertumbuhannya lumayan,” paparnya.

Berikut merek-merek smartphone lokal calon pengusa pasar smartphone Indonesia:

Smartfren

Dari data CounterPoint Research, Smartfren memiliki market share produk di Indonesia sebesar 15,4 % yang menjadikannya sebagai merek smartphone nomor dua di Indonesia tepat di bawah Samsung.

Evercoss

Sedangkan Evercoss  kini berada di posisi ketiga sebagai produsen ponsel lokal dari segi jumlah  market share smartphone di Indonesia sebesar 13,4  %.

Evercoss terus menjadi salah satu merek Top 3 baik di pasar secara keseluruhan dan smartphone. Namun pengiriman secara keseluruhan dan smartphone menurun secara berurutan.

Advan

Merek Advan memiliki market share sebesar 7,7 % paling kecil jika dibandingan merek-merek di atas soal pengusaan pasar smartphone di Indonesia. Meski demikian pada kuartal ketiga tahun lalu, IDC menobatkan Advan sebagai vendor lokal nomor dua di Asia Pasifik untuk pangsa pasar tablet.

Menurut Counterpoint, pamor merek lokal akan semakin besar sejalan dengan adanya peraturan baru yang direncanakan pemerintah terkait Rencana Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sekitar 40 persen diperkirakan membuat impor ponsel dan smartphone lebih murah lagi.Market share merek smartphone lokal di Indonesia Menurut CounterPoint Research

Bagikan berita ini

Silakan Komentar Anda: