Bagikan berita ini

ADSKOM Raih Investasi Seri A dari Geniee, Convergence Ventures, dan East Ventures untuk dominasi Pasar Iklan Digital di Asia TenggaraHarianTI.com – ADSKOM, startup periklanan digital asal Indonesia yang menyediakan platform programmatic advertising, belum lama ini  mengumumkan bahwa mereka telah mendapatkan investasi seri A dari tiga perusahaan pemodal.

Ronde investasi ini dipimpin oleh Geniee asal Jepang, dengan partisipasi dari dua perusahaan modal ventura yakni Convergence Ventures dari Indonesia dan East Ventures yang sebelumnya juga sudah pernah menyuntikkan dana di dalam ADSKOM.

Tak disebutkan berapa besar dana yang disuntikan oleh tiga perusahan pemodal tersebut. Investasi seri A tersebut akan digunakan sebagai amunisi ADSKOM untuk ekspansinya ke Malaysia dan Thailand sekaligus memperluas layanan programmatic advertising-nya untuk platform mobile dan video.

“Ini merupakan investasi pertama kami di Asia Tenggara,” ujar Akifusa Kanda, Executive Director di perusahaan ad network dan Supply Side Platform nomor satu di Jepang, Geniee.

“Dengan investasi ini, kami akan terus bekerjasama dengan ADSKOM melalui peningkatan transaksi bisnis secara langsung serta saling berbagi pengetahuan.”

Italo Gani, Co-founder dan CEO ADSKOM, mengungkapkan bahwa firmanya sudah menjalin hubungan kerjasama dengan Geniee sebelum investasi ini. “Kedua perusahaan telah melakukan banyak sekali kerjasama dan kita juga memiliki tujuan yang sama yakni menggunakan teknologi periklanan tercanggih untuk memaksimalkan pendapatan pelanggan kita,” jelas Italo.

Dari investasi yang diperoleh tersebut, ADSKOM dapat meningkatkan pendapatan mereka sebesar 300 hingga 500 persen, dan untuk rencana

Apa yang membuat tiga investor tersebut melirik ADSKOM ?

Willson Cuaca, Managing Partner East Ventures mengatakan, “Kami sangat senang bisa berpartisipasi lagi dalam ronde pendanaan ADSKOM.”

Ia melanjutkan, “Perusahaan ini bergerak sangat cepat dan kami memiliki keyakinan besar pada tim mereka. ADSKOM merupakan salah satu perusahaan langka yang berpikir dan memposisikan mereka secara global, sembari membangun dan beroperasi secara lokal.” Willson mengatakan bahwa teknologi periklanan merupakan bidang yang kompleks, tidak semua startup dapat mengerjakannya.

ADSKOM merupakan perusahaan pertama di Indonesia yang membangun produk Data Management Platform  (DMP) mereka sendiri bernama VASA. Dengan itu, marketer, publisher, dan bisnis lainnya dapat mengoptimalkan pengeluaran iklan mereka dengan menargetkan pengguna spesifik dengan iklan yang tepat, di waktu yang tepat, dan di tempat yang tepat.

Selain itu, ADSKOM juga menyediakan solusi lengkap untuk kampanye iklan digital di Asia Tenggara melalui produk SSP bernama AXON dan produk Agency Trading Desk bernama ACTIO.

“Kami terus berusaha meningkatkan kepemimpinan kami di ranah programmatic advertising di Asia Tenggara melalui kerjasama dengan banyak mitra data dalam pengelolaan data pengguna,” jelas Daniel Armanto, Co-founder dan CTO ADSKOM.

“ADSKOM merupakan pemimpin di ranah teknologi periklanan di Indonesia, dan merupakan satu-satunya perusahaan yang kami lihat memiliki teknologi superior untuk mengintegrasikan produk Data Management Platform dan Supply Side Platform,” ungkap Adrian Li, Managing Partner Convergence Ventures.

Saat ini ADSKOM mengelola 150 juta data pengguna unik untuk pasar Indonesia. Sebagai pemimpin di inventori publisher premium di Indonesia, tim ADSKOM sudah terintegrasi dengan lebih dari 200 mitra supply, data, dan demand. ADSKOM sendiri beroperasi di tiga negara – Indonesia, Singapura, dan Amerika Serikat. (hti/press)

Bagikan berita ini

Silakan Komentar Anda: