Bagikan berita ini
Smartfren tambah jangkauan 4G LTE Advanced hingga 85 kota
Smartfren tambah jangkauan 4G LTE Advanced hingga 85 kota

HarianTI.com – PT Smartfren Telecom Tbk (Smartfren), sejak 25/1/2016 resmi memperluas cakupan jaringan 4G-LTE Advanced di 85 Kota. Jumlah itu bertambah 63 kota sejak pertama kali Smartfren menggelar 4G LTE pertamanya Agustus 2015 lalu yang hanya menjangkau 22 kota.

Dalam hitungan hanya 18 minggu, diluncurkannya 4G LTE Smartfren, baik dari penggunaan atau traffic, tercatat mengalami pertumbuhan hingga saat ini 83 persen pengguna jaringan.

“Di 2016 kami akan menjangkau lebih luas lagi, dan koneksi lebih stabil karena kami akan optimalisasi di semua jaringan,” kata Munir, VP Special Project Network. Bahkan, Merza Fachys, Presiden Direktur Smartfren mengeklaim bahwa Smartfren merupakan operator pertama di dunia yang menerapkan 4G LTE dengan jumlah kota terbanyak.

Untuk menjalakan layanan tersebut, Smartfren menggunakan dua spektrum, yakni 850 MHz dan 2.300 MHz.

Selain memasang Base Transceiver Station saja. Smartfren juga melakukan tweaking pada jaringan agar koneksi menjadi lebih stabil, lebih cepat, serta langsung mendukung feature terbaru, VoLTE.

Selain menambah jangkauan 4G LTE Advanced, Smartfren juga mengimplementasikan 2 Carrier Aggregation (CA). Carrier Aggregation, yang dapat digunakan oleh handset Cat.6 di band TDD 2300 MHz. Teknologi CA memungkinkan sebuah perangkat melakukan koneksi menggunakan dua kanal (carrier) sekaligus ke satu BTS atau lebih dalam satu cakupan frekuensi (FDD atau TDD).

Teknologi 4G LTE yang digunakan Smartfren menggabungkan teknologi FDD (Frequency Division Duplex) yang berjalan di frekuensi 850 MHz dan dan teknologi TDD (Time Division Duplex) di frekuensi 2300 MHz.

Teknologi FDD menjadikan jangkauan lebih luas, sementara TDD menghasilkan kapasitas download/akses internet menjadi lebih cepat.

Dalam pengembangan jaringan 4G LTE, Smartfren saat ini menggandeng ZTE dan Nokia sebagai infrastructure partner. Nokia saat ini menggarap pembangunan BTS 4G LTE di Indonesia bagian Barat yang meliputi Jabodetabek, Jawa Barat dan Sumatera.

Sementara ZTE mengembangkan infrastruktur 4G Smartfren di wilayah Timur Indonesia, meliputi Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Lombok, Kalimantan dan Sulawesi.

Bagikan berita ini

Silakan Komentar Anda: